Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:17 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyalahkan kebakaran tersebut pada perubahan iklim. “Saya telah mengatakannya berkali-kali sebelumnya, tetapi darurat iklim membunuh. Kita melihatnya di seluruh Eropa dan kita melihatnya di Spanyol,” katanya awal bulan ini.

Pada hari Rabu, Sanchez menyerukan kepada saingan politiknya untuk mendukung “pakta negara” untuk mengatasi perubahan iklim.

Partai sayap kanan Spanyol, Vox, menolak pernyataan Sanchez. “Ini bukan perubahan iklim, tetapi kurangnya pembersihan hutan dan sarana untuk memerangi kebakaran,” klaim partai tersebut dalam unggahan di media sosial.

Eropa Barat mencatat bulan Juni terpanas dalam sejarah bulan lalu, menurut program pengamatan Bumi ‘Copernicus’ Uni Eropa.

Gelombang panas akhir Juni di Prancis merupakan yang paling hebat dalam sejarah negara itu, menurut Meteo-France, sementara Juni adalah bulan terpanas kedua dalam sejarah Spanyol.

Baca juga: AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!