Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah

Jum'at, 24 Juli 2026 - 16:28 WIB
Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Sebelumnya pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Houthi dan Iran tentang apa yang ia sebut sebagai "hukuman militer besar" dalam unggahan di platform Truth Social miliknya.

Analis pasar mengatakan kekhawatiran atas keamanan Selat Bab al-Mandab telah menambah tekanan kenaikan harga minyak.

Rute Laut Merah menjadi semakin penting bagi ekspor minyak Saudi karena kerajaan tersebut telah memperluas pengiriman melalui pelabuhan barat Yanbu setelah gangguan yang memengaruhi lalu lintas melalui Selat Hormuz.

John Evans, analis di PVM, mengatakan ekspor melalui Yanbu sekarang menyumbang sekitar 75% dari total ekspor Arab Saudi dalam kondisi normal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!