Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol

Jum'at, 24 Juli 2026 - 14:31 WIB
Menurut laporan The Sun dan The Telegraph, para ahli mengatakan kepada pengadilan bahwa alkohol saja pada tingkat tersebut dapat menyebabkan koma.

Namun, para penyelidik juga menemukan kadar Gamma-hydroxybutyrate (GHB) yang berpotensi fatal, yang umumnya dikenal sebagai obat pesta GHB, bersama dengan jejak ganja, Xanax (alprazolam), dan obat anti-kecemasan lainnya.

Pemeriksaan post-mortem menemukan bahwa pangeran tidak memiliki penyakit akut atau kronis.

Sebaliknya, bukti medis menyimpulkan bahwa kombinasi alkohol dan beberapa obat memicu serangan jantung fatal.

Bukti yang disajikan selama persidangan menunjukkan bahwa Pangeran Abdullah telah berjuang dengan penyalahgunaan alkohol dan ketergantungan pada Xanax sebelum kematiannya.

Menurut The Telegraph, dia dirawat di Priory Clinic di Roehampton pada Agustus tahun lalu, di mana dia menjalani detoksifikasi dari alkohol, benzodiazepin, dan pregabalin.

Setelah meninggalkan Priory, dia juga menerima perawatan di klinik Rainford Hall di Merseyside, di mana dia dirawat karena infeksi saluran pernapasan atas sebelum dipulangkan pada bulan Oktober.

Konsultan psikiater Dr Victoria Chamorro mengatakan kepada pengadilan bahwa pangeran tersebut telah dirawat dengan gejala suasana hati yang rendah dan kecemasan tetapi telah merespons secara positif terhadap perawatan.

“Dia menjalani perawatan dengan baik dan menyelesaikan pengobatannya,” kata Chamorro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!