IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jum'at, 24 Juli 2026 - 13:28 WIB
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan terbaru ini dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan Iran untuk mengancam pelaut sipil dan kapal komersial yang melintasi perairan regional saat Amerika berupaya merebut kembali kendali atas Selat Hormuz dan memulihkan arus pelayaran internasional.
Tak lama kemudian, media pemerintah Iran melaporkan ledakan di sepanjang selat di Bandar Abbas dan Qeshm, serta di barat laut dekat Andimeshk dan Omidiyeh.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan apa yang dia sebut sebagai "hukuman militer besar" terhadap Houthi jika serangan mereka terhadap kapal-kapal di Laut Merah terus berlanjut.
"Jika mereka melakukan ini lagi, AS akan meminta pertanggungjawaban Iran, karena Houthi adalah proksi dan/atau kaki tangan Iran, dan hukuman militer besar akan dijatuhkan kepada Iran dan, tentu saja, kepada Houthi sendiri," tulis Trump di Truth Social.
Tak lama kemudian, media pemerintah Iran melaporkan ledakan di sepanjang selat di Bandar Abbas dan Qeshm, serta di barat laut dekat Andimeshk dan Omidiyeh.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan apa yang dia sebut sebagai "hukuman militer besar" terhadap Houthi jika serangan mereka terhadap kapal-kapal di Laut Merah terus berlanjut.
"Jika mereka melakukan ini lagi, AS akan meminta pertanggungjawaban Iran, karena Houthi adalah proksi dan/atau kaki tangan Iran, dan hukuman militer besar akan dijatuhkan kepada Iran dan, tentu saja, kepada Houthi sendiri," tulis Trump di Truth Social.
(mas)
Lihat Juga :