Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:34 WIB
Dalam surat bersama, anggota Kongres AS; Greg Landsman, Josh Gottheimer, Jimmy Panetta, Dan Goldman, Debbie Wasserman Schultz, Jared Moskowitz, Brad Sherman, dan Jake Auchincloss mendesak Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk mengklarifikasi langkah-langkah yang harus diambil sebagai tanggapan atas pernyataan Anwar.

Para anggota Kongres AS mengatakan Malaysia menerima bantuan keamanan, termasuk program Pendidikan dan Pelatihan Militer Internasional (Imet), yang mendanai pelatihan militer profesional AS untuk personel militer Malaysia.

Ancaman penangguhan bantuan oleh para politisi Amerika itu terjadi setelah Anwar, pada 15 Juli, mengatakan Malaysia akan mendeportasi warga negara Israel yang terbukti memiliki kewarganegaraan ganda dan tinggal di negara tersebut.

Ini sebagai tanggapan atas seruan pemerintah Johor agar pihak berwenang menyelidiki Network School, komunitas teknologi di Forest City, menyusul klaim bahwa warga negara Israel dengan kewarganegaraan ganda tinggal di daerah tersebut.

Anwar mengatakan para anggota parlemen AS menggunakan kesempatan ini untuk mengancam pemerintah Malaysia dan dirinya.

"Ternyata mereka sama sekali tidak mengikuti perkembangan di mana banyak negara melarangnya (warga negara Israel memasuki sejumlah negara) dan bahwa Malaysia telah melarangnya selama beberapa dekade," kata Anwar.

"Pertama, mereka harus memahami bahwa ini adalah negara merdeka dan berdaulat, dan penentangan kami terhadap Israel disebabkan oleh tirani mereka, penjajahan mereka, dan pembunuhan harian mereka," ujarnya.

Anwar juga bertanya bagaimana para anggota parlemen AS dapat menyangkal fakta dan tidak mengatakan apa pun tentang pembunuhan anak-anak, warga negara, dan perempuan, penghancuran rumah, dan pendudukan suatu negara.

“Malaysia adalah negara merdeka dan kami bebas menyuarakan pendapat kami. Oleh karena itu, meskipun hal itu tidak menghentikan mereka untuk membuat ancaman, saya akan dengan tegas membela hak-hak warga Malaysia dan keputusan yang dibuat oleh rakyat Malaysia untuk tetap teguh melarang kehadiran warga negara Israel di Malaysia,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!