Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Rabu, 22 Juli 2026 - 21:40 WIB
Presiden AS Donald Trump setujui Arab Saudi bisa memperkaya uranium. Arab Saudi bisa memiliki bom nuklir. Foto/X
RIYADH - Presiden Donald Trump menyetujui perjanjian dengan Arab Saudi yang berpotensi memberikan kemampuan pengayaan uranium kepada kerajaan tersebut untuk program nuklir sipilnya, menurut dua orang yang mengetahui masalah tersebut.
Orang-orang tersebut, yang tidak berwenang untuk berkomentar secara terbuka tentang keputusan yang belum diumumkan secara resmi, mengatakan bahwa kesepakatan tersebut diperkirakan akan diumumkan secara publik paling cepat pada hari Rabu.
Namun, kesepakatan tersebut, yang diperkirakan akan diajukan ke Kongres untuk ditinjau, dapat menghadapi hambatan di antara para anggota parlemen yang khawatir bahwa membantu Arab Saudi memenuhi keinginan lama mereka untuk memperkaya uranium mereka sendiri akan membuka babak baru proliferasi dan persaingan nuklir.
Orang-orang tersebut, yang tidak berwenang untuk berkomentar secara terbuka tentang keputusan yang belum diumumkan secara resmi, mengatakan bahwa kesepakatan tersebut diperkirakan akan diumumkan secara publik paling cepat pada hari Rabu.
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1. Kesepakatan Nuklir yang Melibatkan Perusahaan AS
Kesepakatan tersebut diperkirakan akan berlangsung selama 30 tahun dan juga diperkirakan akan melibatkan perusahaan-perusahaan AS dalam pengembangan program tersebut. Kesepakatan tersebut dapat memungkinkan pembangunan fasilitas pengayaan uranium di Arab Saudi setelah studi bersama AS-Arab Saudi.Namun, kesepakatan tersebut, yang diperkirakan akan diajukan ke Kongres untuk ditinjau, dapat menghadapi hambatan di antara para anggota parlemen yang khawatir bahwa membantu Arab Saudi memenuhi keinginan lama mereka untuk memperkaya uranium mereka sendiri akan membuka babak baru proliferasi dan persaingan nuklir.
2. Kesepakatan Tidak Mencakup Protokol IAEA
Arab Saudi adalah negara anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sebuah badan yang berbasis di Wina yang mempromosikan kerja sama nuklir damai tetapi juga memeriksa negara-negara untuk memastikan mereka tidak memiliki program senjata atom rahasia.Lihat Juga :