Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Selasa, 21 Juli 2026 - 08:52 WIB
Tak kalah keras, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Teheran akan membayar mahal setelah kematian tiga tentara AS lagi dalam perang tersebut. Kematian tiga tentara itu menambah jumlah total korban jiwa di pihak militer Amerika menjadi 17 personel.
Menurut data Pentagon, hampir 100 anggota militer AS telah terluka sejak 7 Juli, sebagian besar dengan gegar otak ringan.
"Setiap kali Iran membunuh seorang tentara Amerika, mereka akan membayar mahal atas pembunuhan itu!" tulis Trump di Truth Social.
"Arahan ini telah disampaikan kepada Menteri Perang Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Daniel Caine, dan setiap pemimpin di militer," imbuh Trump.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan AS melancarkan serangan baru terhadap Iran pada hari Senin. "Yang dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal dagang di Selat Hormuz," katanya.
Menurut data Pentagon, hampir 100 anggota militer AS telah terluka sejak 7 Juli, sebagian besar dengan gegar otak ringan.
"Setiap kali Iran membunuh seorang tentara Amerika, mereka akan membayar mahal atas pembunuhan itu!" tulis Trump di Truth Social.
"Arahan ini telah disampaikan kepada Menteri Perang Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Daniel Caine, dan setiap pemimpin di militer," imbuh Trump.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan AS melancarkan serangan baru terhadap Iran pada hari Senin. "Yang dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal dagang di Selat Hormuz," katanya.
(mas)
Lihat Juga :