2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:48 WIB
Menteri Perang AS Pete Hegseth juga telah bereaksi terhadap kematian dua anggota militer AS di Yordania. “Pengorbanan mereka hanya memperkuat tekad kita,” kata Hegseth dalam sebuah unggahan di X.

Menurut data resmi terbaru yang diterbitkan oleh Sistem Analisis Korban Pertahanan (DCAS) Pentagon, total tentara AS yang tewas dalam perang melawan Iran sejak akhir Februari mencapai 16 personel. Lebih dari 430 personel lainnya terluka.

Angka-angka berbasis data yang diperbarui ini menyoroti kerugian yang terus-menerus dan besar yang diderita pasukan AS yang beroperasi di seluruh Timur Tengah saat konflik multi-domain memasuki bulan kelima.

Sebelum data terbaru diumumkan, penghitungan resmi Pentagon berada di angka 14 kematian, termasuk 13 anggota militer yang tewas selama minggu-minggu awal perang dan seorang pilot Angkatan Laut AS yang tewas dalam kecelakaan helikopter di Laut Arab.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Sabtu, dua korban jiwa di pihak militer Amerika terjadi pada hari Jumat ketika pasukan Amerika dan pasukan mitra mempertahankan diri dari serangan rudal balistik dan drone Iran.

"Selain itu, empat tentara AS lainnya dievakuasi secara medis ke rumah sakit Yordania, tetapi kemudian dipulangkan," kata CENTCOM.

Sementara itu, media Iran telah menerbitkan rekaman yang menunjukkan kebakaran besar di Pangkalan Udara Al-Muwaqqar yang dioperasikan AS di Yordania setelah serangan rudal dan drone Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!