China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Jum'at, 17 Juli 2026 - 19:27 WIB
Informasi pemilih dalam banyak kasus dapat diunduh atau dibeli secara bebas, kata surat kabar itu.
Laporan itu menambahkan, memiliki data tersebut dapat memberikan wawasan tentang pemilih Amerika tetapi tidak akan dengan sendirinya memungkinkan siapa pun memanipulasi suara.
Data yang dideklasifikasi Gedung Putih juga berisi serangkaian memo oleh pejabat intelijen siber senior Chris Porter, yang berpendapat China mengambil “setidaknya beberapa langkah eksplorasi tingkat rendah” untuk melemahkan peluang Trump melawan calon presiden Partai Demokrat Joe Biden.
Meskipun demikian, Porter setuju dengan kesimpulan intelijen secara keseluruhan bahwa “tidak ada informasi yang menunjukkan China mencoba ikut campur dalam proses pemilihan.”
Tuduhan mengejutkan Trump muncul beberapa pekan sebelum kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Washington sekitar tanggal 24 September.
Menurut South China Morning Post, Beijing akan mengirim Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu ke Washington pekan depan untuk membantu mempersiapkan kunjungan tersebut.
Reuters memperingatkan tuduhan Trump dapat merusak hubungan AS-China dan mengganggu gencatan senjata perdagangan yang rapuh.
Laporan itu menambahkan, memiliki data tersebut dapat memberikan wawasan tentang pemilih Amerika tetapi tidak akan dengan sendirinya memungkinkan siapa pun memanipulasi suara.
Data yang dideklasifikasi Gedung Putih juga berisi serangkaian memo oleh pejabat intelijen siber senior Chris Porter, yang berpendapat China mengambil “setidaknya beberapa langkah eksplorasi tingkat rendah” untuk melemahkan peluang Trump melawan calon presiden Partai Demokrat Joe Biden.
Meskipun demikian, Porter setuju dengan kesimpulan intelijen secara keseluruhan bahwa “tidak ada informasi yang menunjukkan China mencoba ikut campur dalam proses pemilihan.”
Tuduhan mengejutkan Trump muncul beberapa pekan sebelum kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Washington sekitar tanggal 24 September.
Menurut South China Morning Post, Beijing akan mengirim Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu ke Washington pekan depan untuk membantu mempersiapkan kunjungan tersebut.
Reuters memperingatkan tuduhan Trump dapat merusak hubungan AS-China dan mengganggu gencatan senjata perdagangan yang rapuh.
Lihat Juga :