China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS

Jum'at, 17 Juli 2026 - 19:27 WIB
Denis Simon dari Quincy Institute, sebuah lembaga think tank di Washington, mengatakan kepada South China Morning Post bahwa pidato tersebut signifikan karena mengangkat dugaan campur tangan China dalam pemilihan umum menjadi "narasi keamanan nasional yang sentral."

Namun, ia menambahkan, meskipun pernyataan Trump dapat menimbulkan keraguan pada kunjungan Xi, "retorika keras tidak secara otomatis mencegah diplomasi puncak," dan pertanyaan kuncinya adalah apakah "kedua pemerintah dapat terus memisahkan diri, mempertahankan saluran negosiasi sambil secara bersamaan saling menuduh ancaman keamanan yang semakin serius."

Trump melakukan perjalanan ke China pada bulan Mei, meskipun pembicaraan tingkat tinggi dengan Xi tidak menghasilkan terobosan dalam perdagangan.

China berjanji meningkatkan pembelian kedelai AS dan membeli 200 jet Boeing – meskipun jumlahnya ternyata jauh lebih rendah dari yang diharapkan.

Trump juga mengatakan dia membahas penjualan senjata ke Taiwan dengan Xi. Pemerintahannya kemudian mengatakan pengiriman senjata ke pulau itu – yang dianggap Beijing sebagai wilayah kedaulatannya – dihentikan sementara.

Baca juga: Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!