Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kamis, 16 Juli 2026 - 17:05 WIB
Hubungan sepak bola dan Malvinas memiliki ikatan emosional yang sangat kuat di Argentina. Empat tahun setelah perang, Argentina menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 1986.
Laga itu dikenang karena Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Hand of God" dan gol solo yang kemudian disebut sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Banyak warga Argentina menganggap kemenangan tersebut sebagai simbol balas dendam secara olahraga setelah kekalahan dalam Perang Malvinas.
Karena itu, setiap kali Argentina menghadapi Inggris, isu Malvinas hampir selalu kembali menjadi perbincangan publik.
Bagi Argentina, slogan "Las Malvinas Son Argentinas" merupakan bentuk penegasan terhadap klaim kedaulatan yang telah lama diperjuangkan.
Namun dari sudut pandang Inggris, pernyataan tersebut menyangkut sengketa politik yang belum terselesaikan dan bertentangan dengan pilihan mayoritas penduduk Kepulauan Falkland yang ingin tetap berada di bawah kedaulatan Inggris.
Inilah sebabnya kemunculan slogan tersebut di ajang olahraga internasional sering memicu kontroversi. FIFA sendiri memiliki aturan yang melarang penyampaian pesan politik dalam pertandingan resmi, sehingga penggunaan slogan yang berkaitan dengan sengketa wilayah dapat menjadi perhatian badan sepak bola dunia.
Hingga kini, meski perang telah berakhir lebih dari empat dekade lalu, sengketa Kepulauan Malvinas masih menjadi salah satu isu geopolitik paling sensitif antara Argentina dan Inggris. Bagi rakyat Argentina, kalimat "Las Malvinas Son Argentinas" bukan sekadar slogan, melainkan simbol perjuangan sejarah yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca juga: Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Laga itu dikenang karena Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Hand of God" dan gol solo yang kemudian disebut sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Banyak warga Argentina menganggap kemenangan tersebut sebagai simbol balas dendam secara olahraga setelah kekalahan dalam Perang Malvinas.
Karena itu, setiap kali Argentina menghadapi Inggris, isu Malvinas hampir selalu kembali menjadi perbincangan publik.
Mengapa Kontroversial?
Bagi Argentina, slogan "Las Malvinas Son Argentinas" merupakan bentuk penegasan terhadap klaim kedaulatan yang telah lama diperjuangkan.
Namun dari sudut pandang Inggris, pernyataan tersebut menyangkut sengketa politik yang belum terselesaikan dan bertentangan dengan pilihan mayoritas penduduk Kepulauan Falkland yang ingin tetap berada di bawah kedaulatan Inggris.
Inilah sebabnya kemunculan slogan tersebut di ajang olahraga internasional sering memicu kontroversi. FIFA sendiri memiliki aturan yang melarang penyampaian pesan politik dalam pertandingan resmi, sehingga penggunaan slogan yang berkaitan dengan sengketa wilayah dapat menjadi perhatian badan sepak bola dunia.
Hingga kini, meski perang telah berakhir lebih dari empat dekade lalu, sengketa Kepulauan Malvinas masih menjadi salah satu isu geopolitik paling sensitif antara Argentina dan Inggris. Bagi rakyat Argentina, kalimat "Las Malvinas Son Argentinas" bukan sekadar slogan, melainkan simbol perjuangan sejarah yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca juga: Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
(sya)
Lihat Juga :