Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:05 WIB
Kepulauan yang berada sekitar 500 kilometer dari pesisir Argentina itu dihuni sekitar 3.500 penduduk. Sebagian besar penduduknya merupakan keturunan Inggris dan dalam referendum tahun 2013 memilih tetap menjadi Wilayah Seberang Laut Britania Raya.

Sebaliknya, Argentina menilai referendum tersebut tidak dapat dijadikan dasar hukum internasional karena wilayah tersebut dianggap masih berada dalam status sengketa.

Sengketa yang Berawal Sejak Abad ke-19



Perselisihan mengenai Kepulauan Malvinas telah berlangsung hampir dua abad. Setelah Argentina merdeka dari Spanyol pada awal abad ke-19, pemerintah Argentina mengklaim mewarisi wilayah tersebut. Namun pada 1833, Inggris mengirim kapal perang dan mengambil alih kepulauan itu.

Sejak saat itu Inggris terus menguasai Malvinas, sementara Argentina tidak pernah mengakui kedaulatan Inggris dan terus menyampaikan protes melalui jalur diplomatik.

Perselisihan tersebut kemudian dibawa ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 1965, Majelis Umum PBB mengeluarkan Resolusi 2065 yang mengakui adanya sengketa kedaulatan dan mendorong Argentina serta Inggris untuk menyelesaikannya melalui perundingan.

Perang Malvinas yang Menewaskan Ratusan Tentara



Konflik berubah menjadi perang pada April 1982. Pemerintah militer Argentina saat itu mengirim pasukan untuk merebut Kepulauan Malvinas dari Inggris. Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher merespons dengan mengirim armada militer besar ke Atlantik Selatan.

Perang berlangsung selama sekitar 74 hari sebelum Argentina akhirnya menyerah pada Juni 1982. Dalam konflik tersebut, sekitar 649 tentara Argentina, 255 personel militer Inggris, serta tiga warga sipil Kepulauan Falkland dilaporkan tewas.

Meski kalah perang, Argentina tidak pernah mencabut klaim kedaulatannya atas Malvinas hingga sekarang.

Mengapa Slogan Itu Muncul di Sepak Bola?

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!