Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:46 WIB
Mossad adalah badan intelijen Israel untuk operasi asing.

Erdogan menjalani dua operasi usus pada akhir tahun 2011 dan awal tahun 2012. Tim dokternya, menurut Channel 14, mengatakan mereka telah mengangkat polip non-kanker, sementara Erdogan membantah laporan bahwa dia menderita kanker.

Shushan mengatakan media Israel meminta konfirmasi kapan perawatan yang dimaksud itu terjadi, tetapi dia menolak untuk membahasnya pada saat itu.

“Orang ini, yang hari ini mengancam orang Yahudi, masih hidup dan bernapas berkat seorang Yahudi, berkat seorang Israel, berkat Benjamin Netanyahu dan berkat David Barnea,” kata Shushan, merujuk pada mantan direktur Mossad, yang masa jabatannya berakhir pada Juni lalu.

Media-media Israel melaporkan pada tahun 2022 bahwa Erdogan menerima nasihat medis dari Profesor Itzhak Shapira, yang saat itu menjabat sebagai wakil direktur Ichilov Hospital dan kepala program wisata medisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!