Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Selasa, 07 Juli 2026 - 08:52 WIB
Serangan ini terjadi setelah kesepakatan satu minggu antara AS dan Iran tentang penghentian serangan di selat tersebut berakhir. Kembalinya serangan Iran menempatkan nota kesepahaman (MOU) yang ditandatangani kurang dari tiga minggu lalu dalam risiko gagal.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran maritim terpenting di dunia dan sangat penting bagi pasar energi global.
Sebagai bagian dari negosiasi antara kedua negara, AS mencoba membujuk Iran untuk kembali ke situasi pra-perang yang memungkinkan kapal untuk melewati selat tersebut secara bebas, namun ditolak oleh Teheran.
Iran malah mengancam akan mengambil tindakan terhadap kapal yang menggunakan rute di luar koridor resmi di sepanjang garis pantainya. Iran juga ingin menerapkan sistem biaya bagi kapal yang menggunakan selat tersebut, yang ditentang oleh AS.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran maritim terpenting di dunia dan sangat penting bagi pasar energi global.
Sebagai bagian dari negosiasi antara kedua negara, AS mencoba membujuk Iran untuk kembali ke situasi pra-perang yang memungkinkan kapal untuk melewati selat tersebut secara bebas, namun ditolak oleh Teheran.
Iran malah mengancam akan mengambil tindakan terhadap kapal yang menggunakan rute di luar koridor resmi di sepanjang garis pantainya. Iran juga ingin menerapkan sistem biaya bagi kapal yang menggunakan selat tersebut, yang ditentang oleh AS.
(mas)
Lihat Juga :