Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Selasa, 07 Juli 2026 - 02:20 WIB
Sementara itu, umat Kristen Lebanon menolak klaim Israel bahwa penduduk desa-desa perbatasan Kristen di Lebanon selatan telah meminta untuk bergabung dengan Israel atau memperoleh kewarganegaraan Israel.
Maroun el-Khouli, kepala Konfederasi Umum Serikat Buruh Lebanon, mengatakan pernyataan Netanyahu "palsu" dan bertujuan untuk memicu ketegangan antara umat Kristen dan Muslim Syiah di Lebanon.
Ia menggambarkan komentar tersebut sebagai bagian dari kampanye psikologis dan media yang menargetkan tatanan sosial Lebanon, dengan mengatakan Israel mencoba melemahkan persatuan internal negara itu setelah gagal mencapai tujuan militernya.
Shadi Massaad, mantan kepala Dana Pusat Lebanon untuk Pengungsi, mengatakan klaim Israel tidak mewakili penduduk kota-kota perbatasan Kristen, termasuk Rmeish, Ain Ebel, Debel, Alma ash-Shaab, dan lainnya.
“Lebanon akan tetap menjadi satu-satunya tanah air kami, dan negara Lebanon akan tetap menjadi otoritas sah kami,” kata Massaad. Desa-desa Kristen tidak akan membiarkan nama mereka digunakan dalam narasi politik “yang tidak ada hubungannya dengan kebenaran,” tambahnya.
Maroun el-Khouli, kepala Konfederasi Umum Serikat Buruh Lebanon, mengatakan pernyataan Netanyahu "palsu" dan bertujuan untuk memicu ketegangan antara umat Kristen dan Muslim Syiah di Lebanon.
Ia menggambarkan komentar tersebut sebagai bagian dari kampanye psikologis dan media yang menargetkan tatanan sosial Lebanon, dengan mengatakan Israel mencoba melemahkan persatuan internal negara itu setelah gagal mencapai tujuan militernya.
Shadi Massaad, mantan kepala Dana Pusat Lebanon untuk Pengungsi, mengatakan klaim Israel tidak mewakili penduduk kota-kota perbatasan Kristen, termasuk Rmeish, Ain Ebel, Debel, Alma ash-Shaab, dan lainnya.
“Lebanon akan tetap menjadi satu-satunya tanah air kami, dan negara Lebanon akan tetap menjadi otoritas sah kami,” kata Massaad. Desa-desa Kristen tidak akan membiarkan nama mereka digunakan dalam narasi politik “yang tidak ada hubungannya dengan kebenaran,” tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :