Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton

Senin, 06 Juli 2026 - 07:44 WIB
"Mengingat kalender politik Korea Utara, skenario yang paling mungkin adalah kapal tersebut akan dioperasikan bertepatan dengan peringatan ke-78 berdirinya negara itu pada tanggal 9 September," kata Hong Min dari Korea Institute for National Unification di Seoul kepada AFP, Senin (6/7/2026).

Setelah dikerahkan, menurutnya, kapal perang tersebut kemungkinan akan beroperasi di lepas pantai timur Semenanjung Korea.

"Untuk saat ini, fokusnya kemungkinan besar adalah membangun kemampuan dalam operasi di dekat pantai dengan ancaman rendah," ujarnya.

Pyongyang telah berulang kali menyatakan dirinya sebagai negara nuklir yang tak bisa diubah statusnya sejak pertemuan puncak tahun 2019 antara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Hanoi gagal karena perbedaan cakupan denuklirisasi dan pencabutan sanksi.

Korea Utara secara teknis masih berperang dengan Korea Selatan karena konflik tahun 1950-1953 antara kedua negara tetangga tersebut berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian.

Angkatan Laut Korea Selatan mengoperasikan lebih dari 10 kapal dengan bobot lebih dari 5.000 ton, dibandingkan dengan Korea Utara yang hanya memiliki dua kapal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!