Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu

Kamis, 02 Juli 2026 - 16:59 WIB
Konflik meluas ke Lebanon pada 2 Maret, ketika Hizbullah meluncurkan roket ke Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada hari pertama serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari.

Israel kemudian melancarkan serangan udara besar-besaran dan invasi darat ke Lebanon selatan, menewaskan 4.300 orang, menurut otoritas Lebanon.

Secara terpisah, partai-partai sayap kanan Israel dan tokoh-tokoh politik menyambut komentar Netanyahu pada hari Selasa, di mana ia membuka kemungkinan membangun kembali permukiman Israel di Jalur Gaza, dan menyerukan agar pernyataan tersebut diubah menjadi langkah-langkah praktis di lapangan.

Baca juga: Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!