China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Rabu, 01 Juli 2026 - 11:42 WIB
Beberapa sekolah di China telah menguji sejauh mana teknologi ini dapat digunakan dalam pelajaran sehari-hari, dan telah menggunakan AI untuk umpan balik kaligrafi, penilaian tulisan, dan latihan bahasa, serta untuk membantu guru mempersiapkan pelajaran, menilai siswa, dan membuat tugas yang dipersonalisasi.
Langkah China ini terjadi ketika negara-negara ekonomi besar lainnya berupaya memasukkan AI ke dalam rencana pembangunan nasional mereka.
Pada bulan April, Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan pemerintah untuk menyiapkan rencana penerapan AI nasional guna mengintegrasikan teknologi tersebut di semua sektor, mulai dari industri dan logistik hingga energi dan pendidikan.
Putin mencatat AI sedang membentuk kembali “seluruh kehidupan negara,” dan menekankan Rusia “harus memiliki teknologi paling canggih dan bergantung sepenuhnya pada produk domestik yang berdaulat,” khususnya untuk pertahanan dan keamanan.
Universitas-universitas Rusia juga telah memperluas pelatihan terkait AI. Tahun lalu, Universitas Negeri Moskow baru-baru ini meluncurkan fakultas AI khusus dengan 36 tempat untuk program sarjana dan 36 tempat untuk program magister.
Langkah China ini terjadi ketika negara-negara ekonomi besar lainnya berupaya memasukkan AI ke dalam rencana pembangunan nasional mereka.
Pada bulan April, Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan pemerintah untuk menyiapkan rencana penerapan AI nasional guna mengintegrasikan teknologi tersebut di semua sektor, mulai dari industri dan logistik hingga energi dan pendidikan.
Putin mencatat AI sedang membentuk kembali “seluruh kehidupan negara,” dan menekankan Rusia “harus memiliki teknologi paling canggih dan bergantung sepenuhnya pada produk domestik yang berdaulat,” khususnya untuk pertahanan dan keamanan.
Universitas-universitas Rusia juga telah memperluas pelatihan terkait AI. Tahun lalu, Universitas Negeri Moskow baru-baru ini meluncurkan fakultas AI khusus dengan 36 tempat untuk program sarjana dan 36 tempat untuk program magister.
Lihat Juga :