Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh

Senin, 29 Juni 2026 - 17:25 WIB
Ia mengakui bahwa beberapa peralatan rusak selama perang 12 hari yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Juni 2024 dan agresi tanpa provokasi selama 40 hari dari kedua musuh terhadap Republik Islam, yang dimulai pada 28 Februari.

3. Mengembangkan Senjata Berbasis Sains

Namun, ia menekankan bahwa kemampuan ilmiah, industri, dan berbasis pengetahuan dalam negeri telah memungkinkan kemajuan berkelanjutan di sektor pertahanan Iran.

“Dengan mengandalkan kemampuan ilmiah, industri, dan berbasis pengetahuan dari Angkatan Pertahanan Udara, Kementerian Pertahanan, dan Angkatan Bersenjata, saat ini kita menyaksikan lompatan dan perkembangan berkelanjutan dalam sistem pertahanan,” tegas Khoshqalb.

Pernyataan ini muncul ketika para pejabat dan komandan militer Iran secara konsisten menekankan peningkatan kemandirian negara dalam produksi pertahanan.

Juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengatakan pada hari Minggu bahwa negara tersebut telah berhasil memproduksi perangkat keras militer yang lebih maju dan canggih selama perang agresi AS-Israel yang berlangsung selama 40 hari terakhir.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!