Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Minggu, 28 Juni 2026 - 12:25 WIB
Kementerian juga mencatat bahwa rezim Zionis Israek, berkoordinasi dengan AS, secara bersamaan menyerang Lebanon, yang menurutnya juga merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata.
“Republik Islam Iran akan mempertahankan kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasionalnya dengan segenap kekuatannya,” lanjut kementerian itu.
"Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangan defensif terhadap target yang terkait dengan pasukan agresor AS sebagai tanggapan terhadap serangan tersebut. Tanggung jawab atas konsekuensi situasi ini terletak pada rezim AS yang agresor dan melanggar perjanjian serta pihak mana pun yang terlibat dalam tindakan agresifnya," imbuhnya.
IRGC mengonfirmasi bahwa pasukannya telah menyerang situs-situs AS di wilayah Teluk. "Jika agresi diulangi, tanggapan kami akan lebih luas," katanya.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan membuat negara Iran tidak ada lagi jika Amerika Serikat dipaksa untuk melanjutkan perang. Menurutnya, Teheran-lah yang telah melanggar gencatan senjata.
"Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, dan situs radar pantai, karena melanggar Perjanjian Gencatan Senjata, LAGI!" tulis Trump di Truth Social.
“Republik Islam Iran akan mempertahankan kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasionalnya dengan segenap kekuatannya,” lanjut kementerian itu.
"Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangan defensif terhadap target yang terkait dengan pasukan agresor AS sebagai tanggapan terhadap serangan tersebut. Tanggung jawab atas konsekuensi situasi ini terletak pada rezim AS yang agresor dan melanggar perjanjian serta pihak mana pun yang terlibat dalam tindakan agresifnya," imbuhnya.
IRGC mengonfirmasi bahwa pasukannya telah menyerang situs-situs AS di wilayah Teluk. "Jika agresi diulangi, tanggapan kami akan lebih luas," katanya.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan membuat negara Iran tidak ada lagi jika Amerika Serikat dipaksa untuk melanjutkan perang. Menurutnya, Teheran-lah yang telah melanggar gencatan senjata.
"Pesawat Amerika Serikat baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, dan situs radar pantai, karena melanggar Perjanjian Gencatan Senjata, LAGI!" tulis Trump di Truth Social.
Lihat Juga :