Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Minggu, 28 Juni 2026 - 09:03 WIB
Dia juga mengatakan pada Jumat malam bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menghubunginya untuk menegaskan kembali janji Amerika untuk membantu upaya pemulihan.
"Mereka menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendukung upaya penanggulangan dengan mengirimkan petugas penyelamat, peralatan khusus, dukungan untuk tempat penampungan sementara, dan bantuan kemanusiaan bagi keluarga yang terdampak. Kami sangat berterima kasih atas isyarat persahabatan dan kerja sama ini," katanya dalam unggahan di X.
Selebaran orang hilang dengan foto orang-orang terkasih telah dibagikan di jalanan, sementara beberapa warga lainnya membagikan daftar nama yang ditulis tangan saat mereka melakukan pencarian.
Tim penyelamat mencari korban selamat di gedung-gedung yang runtuh di Caracas dan negara bagian La Guaira di mana teriakan minta tolong terdengar dari bawah reruntuhan.
Televisi pemerintah Venezuela menayangkan gambar-gambar penyelamatan, termasuk seorang wanita yang terjebak di bawah lempengan semen yang berhasil dikeluarkan hidup-hidup. Wanita bernama Graciela Mora tersebut sadar saat ditarik dari reruntuhan di La Guaira, dan mengatakan kepada wartawan, "ketika gempa dimulai, saya berpegangan seerat mungkin pada kusen pintu."
Marian Rieber, seorang jurnalis kesehatan di Caracas, mengatakan dia sedang membawa anjingnya menuruni tangga ketika semuanya mulai bergerak dari kiri ke kanan dengan sangat kuat seolah-olah itu adalah gelombang pasang di pantai.
"Saya merasa lantai terus bergerak, lalu gempa susulan datang," katanya.
Tony Frangie Mawad, seorang jurnalis yang berbasis di Caracas, berada di dalam lift ketika guncangan dimulai. Ketika pintu akhirnya terbuka di ruang bawah tanah kedua gedung itu, dia dan dua orang lainnya berlari ke tempat parkir.
"Mereka menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendukung upaya penanggulangan dengan mengirimkan petugas penyelamat, peralatan khusus, dukungan untuk tempat penampungan sementara, dan bantuan kemanusiaan bagi keluarga yang terdampak. Kami sangat berterima kasih atas isyarat persahabatan dan kerja sama ini," katanya dalam unggahan di X.
Selebaran orang hilang dengan foto orang-orang terkasih telah dibagikan di jalanan, sementara beberapa warga lainnya membagikan daftar nama yang ditulis tangan saat mereka melakukan pencarian.
Tim penyelamat mencari korban selamat di gedung-gedung yang runtuh di Caracas dan negara bagian La Guaira di mana teriakan minta tolong terdengar dari bawah reruntuhan.
Televisi pemerintah Venezuela menayangkan gambar-gambar penyelamatan, termasuk seorang wanita yang terjebak di bawah lempengan semen yang berhasil dikeluarkan hidup-hidup. Wanita bernama Graciela Mora tersebut sadar saat ditarik dari reruntuhan di La Guaira, dan mengatakan kepada wartawan, "ketika gempa dimulai, saya berpegangan seerat mungkin pada kusen pintu."
Marian Rieber, seorang jurnalis kesehatan di Caracas, mengatakan dia sedang membawa anjingnya menuruni tangga ketika semuanya mulai bergerak dari kiri ke kanan dengan sangat kuat seolah-olah itu adalah gelombang pasang di pantai.
"Saya merasa lantai terus bergerak, lalu gempa susulan datang," katanya.
Tony Frangie Mawad, seorang jurnalis yang berbasis di Caracas, berada di dalam lift ketika guncangan dimulai. Ketika pintu akhirnya terbuka di ruang bawah tanah kedua gedung itu, dia dan dua orang lainnya berlari ke tempat parkir.
Lihat Juga :