Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Minggu, 28 Juni 2026 - 07:45 WIB
Dia menambahkan bahwa otoritas Pakistan mengirimkan peringatan keras kepada Israel. Escobar mengutip sumbernya yang mengatakan, "Jika Anda menyentuh delegasi kami, kami akan menghapus Anda dari peta, titik."
Baik Pakistan maupun Israel belum secara resmi mengonfirmasi klaim tersebut. Klaim tersebut muncul beberapa hari setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memimpin delegasi dalam pertemuan diplomatik terkait upaya untuk mengurangi ketegangan antara Washington dan Teheran.
Para pemimpin Israel mengkritik perjanjian perdamaian Iran-AS, dengan mengatakan bahwa mereka tidak dilibatkan dalam proses tersebut. Serangan militer Israel di Lebanon juga mengancam akan menggagalkan kesepakatan penting ini.
Namun, media Pakistan menolak klaim tentang rencana Mossad itu sebagai sepenuhnya tidak berdasar. Jurnalis senior Kamran Khan membahasnya di X dan mengatakan bahwa seorang pejabat keamanan Pakistan yang berkedudukan tinggi menyebut klaim yang sensasional itu benar-benar omong kosong dan tidak masuk akal. "Tidak ada hal seperti itu yang terjadi," katanya.
Khan menginformasikan bahwa menurut pejabat tersebut, seluruh kunjungan delegasi Pakistan ke Swiss, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Field Marshal Syed Asim Munir, berjalan lancar. "Sepanjang kunjungan tersebut, tidak ada peringatan keamanan atau bahkan kekhawatiran sekecil apa pun yang disampaikan oleh tim keamanan Swiss atau AS," paparnya.
Baik Pakistan maupun Israel belum secara resmi mengonfirmasi klaim tersebut. Klaim tersebut muncul beberapa hari setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memimpin delegasi dalam pertemuan diplomatik terkait upaya untuk mengurangi ketegangan antara Washington dan Teheran.
Para pemimpin Israel mengkritik perjanjian perdamaian Iran-AS, dengan mengatakan bahwa mereka tidak dilibatkan dalam proses tersebut. Serangan militer Israel di Lebanon juga mengancam akan menggagalkan kesepakatan penting ini.
Namun, media Pakistan menolak klaim tentang rencana Mossad itu sebagai sepenuhnya tidak berdasar. Jurnalis senior Kamran Khan membahasnya di X dan mengatakan bahwa seorang pejabat keamanan Pakistan yang berkedudukan tinggi menyebut klaim yang sensasional itu benar-benar omong kosong dan tidak masuk akal. "Tidak ada hal seperti itu yang terjadi," katanya.
Khan menginformasikan bahwa menurut pejabat tersebut, seluruh kunjungan delegasi Pakistan ke Swiss, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Field Marshal Syed Asim Munir, berjalan lancar. "Sepanjang kunjungan tersebut, tidak ada peringatan keamanan atau bahkan kekhawatiran sekecil apa pun yang disampaikan oleh tim keamanan Swiss atau AS," paparnya.
Lihat Juga :