Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:30 WIB
Sebelumnya, Gubernur Volgograd Andrey Bocharov menulis di platform media sosial Telegram yang berbasis di Dubai bahwa sebuah fasilitas produksi yang tidak disebutkan namanya milik sebuah perusahaan di distrik Krasnooktyabrsky di pusat administrasi wilayah tersebut rusak akibat serangan semalam.
“Sayangnya, ada korban jiwa akibat serangan rudal hari ini. Jenazah seorang karyawan pabrik ditemukan selama operasi pembersihan,” kata Bocharov dalam pernyataan selanjutnya, menambahkan bahwa 11 orang lainnya dirawat di rumah sakit, dengan dua orang dalam kondisi serius.
Bocharov juga mengatakan bahwa pencarian terhadap orang lain di pabrik tersebut masih berlangsung.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim dalam pernyataan terpisah bahwa pertahanan udara negara itu menembak jatuh 175 drone Ukraina di 10 wilayah negara tersebut, serta di Laut Hitam dan Krimea, yang secara ilegal dianeksasi Moskow pada tahun 2014.
Verifikasi independen atas klaim kedua belah pihak sulit dilakukan karena perang yang masih berlangsung.
“Sayangnya, ada korban jiwa akibat serangan rudal hari ini. Jenazah seorang karyawan pabrik ditemukan selama operasi pembersihan,” kata Bocharov dalam pernyataan selanjutnya, menambahkan bahwa 11 orang lainnya dirawat di rumah sakit, dengan dua orang dalam kondisi serius.
Bocharov juga mengatakan bahwa pencarian terhadap orang lain di pabrik tersebut masih berlangsung.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim dalam pernyataan terpisah bahwa pertahanan udara negara itu menembak jatuh 175 drone Ukraina di 10 wilayah negara tersebut, serta di Laut Hitam dan Krimea, yang secara ilegal dianeksasi Moskow pada tahun 2014.
Verifikasi independen atas klaim kedua belah pihak sulit dilakukan karena perang yang masih berlangsung.
(ahm)
Lihat Juga :