Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Jum'at, 19 Juni 2026 - 20:27 WIB
Sementara itu, di Iran, terdapat kenangan pahit tentang JCPOA, kesepakatan nuklir Iran yang disepakati pada tahun 2015 di bawah pemerintahan mantan Presiden AS Barack Obama yang kemudian ditarik oleh Donald Trump selama masa jabatan pertamanya.
Jadi, Iran terlibat dalam diplomasi, tetapi mereka memiliki pengalaman masa lalu. Itulah mengapa Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei sangat berhati-hati.
Dalam pernyataan baru-baru ini, Khamenei mengatakan meskipun ia "memiliki pandangan yang berbeda" tentang MoU AS-Iran, ia memberikan izinnya setelah menerima jaminan dari para pejabat Iran bahwa hak-hak Iran akan dilindungi. Jadi, Anda dapat melihat bahwa izinnya bersyarat.
Itulah mengapa pejabat Iran tidak terburu-buru untuk terlibat dalam pembicaraan atau negosiasi teknis. Mereka tahu bahwa kegagalan apa pun akan membawa tanggung jawab dan biaya yang sangat besar.
Baca juga: Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Jadi, Iran terlibat dalam diplomasi, tetapi mereka memiliki pengalaman masa lalu. Itulah mengapa Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei sangat berhati-hati.
Dalam pernyataan baru-baru ini, Khamenei mengatakan meskipun ia "memiliki pandangan yang berbeda" tentang MoU AS-Iran, ia memberikan izinnya setelah menerima jaminan dari para pejabat Iran bahwa hak-hak Iran akan dilindungi. Jadi, Anda dapat melihat bahwa izinnya bersyarat.
Itulah mengapa pejabat Iran tidak terburu-buru untuk terlibat dalam pembicaraan atau negosiasi teknis. Mereka tahu bahwa kegagalan apa pun akan membawa tanggung jawab dan biaya yang sangat besar.
Baca juga: Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
(sya)
Lihat Juga :