Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:08 WIB
Membahas konflik tersebut, Qassem mengatakan perkembangan sejak tahun 1948 mencerminkan apa yang ia gambarkan sebagai ambisi ekspansionis Israel, yang menurutnya mencapai puncaknya dengan pengumuman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang apa yang disebutnya proyek "Israel Raya".

Ia menambahkan, masalahnya bukan tentang niat di masa depan tetapi lebih kepada "agresi yang berkelanjutan dan kejahatan terus-menerus terhadap warga sipil".

Dia mengklaim perempuan dan anak-anak menjadi sasaran di bawah kedok internasional.

Qassem mengatakan proyek Israel bertujuan melenyapkan Hizbullah secara militer, budaya, dan sosial, dengan alasan ini akan sama dengan "penghancuran sebagian besar masyarakat Lebanon".

Ia menambahkan, "Kita tidak hanya berjuang untuk tanah, tetapi untuk membela keberadaan dan masa depan kita."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!