Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:16 WIB
Prancis memiliki sekitar 290 hulu ledak nuklir, dan Presiden Emmanuel Macron mengatakan dia bermaksud untuk meningkatkan jumlah tersebut, dan menempatkannya di pangkalan udara di negara-negara sahabat, dalam strategi "pencegahan nuklir tingkat lanjut" terhadap Rusia.

Di Helsinki, kandidat anggota Parlemen Eropa Armando Mema menggambarkan pencabutan larangan tersebut sebagai "kesalahan sejarah besar bagi Finlandia".

"Ini adalah keputusan yang sangat disayangkan yang merusak keamanan Finlandia," tulisnya di X, yang dilansir Russia Today, Kamis (18/6/2026).

"Hal ini tidak akan membuat Finlandia lebih aman, [tetapi] akan membuat Finlandia menjadi target serangan nuklir. Sikap Rusia akan berubah drastis setelah keputusan yang tidak bertanggung jawab ini," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!