Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Selasa, 16 Juni 2026 - 07:19 WIB
Presiden Belarusia berpendapat bahwa Moskow telah bertindak berdasarkan apa yang tampak sebagai peluang nyata untuk mencapai penyelesaian perang. “Nilailah sendiri siapa yang benar dan siapa yang salah dalam masalah ini," ujarnya.
“Sekali lagi, mungkin, kekuatan-kekuatan ini menipunya. Itu adalah Vatikan. Dan, yang mengejutkan, lobi Yahudi, Israel,” kata Lukashenko.
“Mereka mengatakan atas nama Zelensky: itu saja, kita bergerak menuju perdamaian, kita setuju. Dan yang lainnya juga," lanjut dia.
Tidak segera jelas apa sebenarnya yang dimaksud Lukashenko dengan “lobi Yahudi".
Pada awal konflik, Perdana Menteri Israel saat itu, Naftali Bennett, bertindak sebagai mediator antara Moskow dan Kyiv, bertemu Putin di Moskow dan melakukan beberapa panggilan telepon dengan Zelensky.
Laporan sejumlah media pada saat itu mengeklaim bahwa Bennett telah mendesak Zelensky untuk menerima persyaratan Moskow.
“Sekali lagi, mungkin, kekuatan-kekuatan ini menipunya. Itu adalah Vatikan. Dan, yang mengejutkan, lobi Yahudi, Israel,” kata Lukashenko.
“Mereka mengatakan atas nama Zelensky: itu saja, kita bergerak menuju perdamaian, kita setuju. Dan yang lainnya juga," lanjut dia.
Tidak segera jelas apa sebenarnya yang dimaksud Lukashenko dengan “lobi Yahudi".
Pada awal konflik, Perdana Menteri Israel saat itu, Naftali Bennett, bertindak sebagai mediator antara Moskow dan Kyiv, bertemu Putin di Moskow dan melakukan beberapa panggilan telepon dengan Zelensky.
Laporan sejumlah media pada saat itu mengeklaim bahwa Bennett telah mendesak Zelensky untuk menerima persyaratan Moskow.
Lihat Juga :