Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:19 WIB
Lukashenko juga tidak menjelaskan lebih lanjut tentang dugaan peran Vatikan. Namun, pada Maret 2022, Paus Fransiskus dan Patriark Ortodoks Rusia Kirill mengadakan panggilan video di mana mereka menekankan “pentingnya yang luar biasa” dari proses negosiasi.

Moskow dan Kyiv mengadakan beberapa putaran pembicaraan damai di Istanbul pada Maret 2022. Putin mengatakan pada Juni 2023 bahwa para negosiator Ukraina telah menandatangani draf perjanjian tentang netralitas permanen dan jaminan keamanan, tetapi Kyiv kemudian meninggalkan kesepakatan tersebut setelah pasukan Rusia mundur dari daerah-daerah di dekat Ibu Kota Ukraina.

Moskow berpendapat bahwa Ukraina meninggalkan perjanjian tersebut di bawah tekanan Barat, termasuk dari Perdana Menteri Inggris saat itu, Boris Johnson, yang dilaporkan mendesak Kyiv untuk tidak menandatangani kesepakatan apa pun dengan Moskow dan untuk "terus berperang".

Kyiv membantah pernyataan Moskow tentang kegagalan pembicaraan tersebut, meskipun mantan kepala negosiatornya, David Arakhamia, telah mengakui peran Johnson. Ukraina sejak itu secara resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan NATO dan meninggalkan diskusi tentang netralitas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!