Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut

Jum'at, 12 Juni 2026 - 07:06 WIB
Ketegangan antara Washington dan Teheran telah meningkat dalam beberapa hari terakhir meskipun gencatan senjata disepakati pada April lalu. AS melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Rabu setelah helikopter AH-64 Apache AS jatuh di dekat Selat Hormuz—sebuah insiden yang Washington tuduh dilakukan oleh Teheran. Iran membantah bertanggung jawab dan menanggapi dengan serangan rudal yang menargetkan pangkalan Amerika di negara-negara Teluk.

Meski membatalkan serangan besar terhadap Iran, Trump menegaskan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz akan tetap berlaku sepenuhnya.

Sementara itu, para pejabat rezim Zionis Israel mengatakan mereka terkejut dengan pengumuman Trump. Mereka sedang menunggu klarifikasi dari Teheran sebelum menilai keakuratannya.

“Kami terkejut dengan pengumuman Trump, kami perlu melihat apa yang dipublikasikan Iran untuk menentukan apakah itu akurat,” kata para pejabat Israel kepada i24NEWS, Jumat (12/6/2026).

Di sisi lain, Fars News Agency Iran mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Teheran menyebutkan bahwa klaim Trump tidak benar. "Tidak ada teks untuk nota kesepahaman pendahuluan dengan Amerika Serikat yang telah disetujui," kata sumber tersebut.

Satu jam sebelum unggahan Trump muncul, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran memperingatkan Washington agar tidak melakukan tindakan militer lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!