Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun

Minggu, 07 Juni 2026 - 11:27 WIB
Setelah sekitar dua minggu diberi makan tepung, strain ragi tersebut beradaptasi dengan lingkungan adonan, katanya.

Karena Otzi diawetkan pada suhu sekitar -6°C (21,2°F), “ragi-ragi ini luar biasa karena beradaptasi dengan suhu yang sangat dingin,” tambahnya.

Strain yang baru ditemukan ini dapat menawarkan keuntungan bagi industri makanan modern, memungkinkan fermentasi pada suhu lemari es dan selama transportasi, sehingga menghemat energi, kata Sarhan.

“Roti saat ini merupakan salah satu aplikasi yang jelas yang sedang kami pertimbangkan; yang lainnya adalah bir – kami telah membahas ini dengan para ahli,” ujar dia.

Studi tersebut menemukan mikrobioma mumi tersebut mengandung beberapa lapisan kehidupan mikroba, termasuk jejak dari masa hidupnya, organisme yang mengkolonisasi tubuh setelah kematian di gletser, dan mikroba modern yang masuk selama puluhan tahun penanganan dan pengawetan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!