Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Jum'at, 05 Juni 2026 - 08:09 WIB
Rusia, yang menginvasi pada tahun 2022, telah menuntut Ukraina untuk menarik diri dari wilayah Donbas timur—yang sebagian besar masih dikuasai oleh tentara Kyiv—sebagai prasyarat untuk pembicaraan perdamaian.
Berbicara kepada wartawan asing di Saint Petersburg tepat sebelum permohonan Zelensky dipublikasikan, Putin telah mengulangi pertanyaannya yang sering diajukan tentang legitimasi pemimpin Ukraina tersebut.
Dia mengatakan pertanyaan apakah Zelensky adalah pemimpin Ukraina yang sah perlu "dianalisis", setelah masa jabatan lima tahun pertamanya berakhir pada tahun 2024.
Hukum darurat militer melarang pemilu selama masa perang di Ukraina, dan Zelensky telah menawarkan untuk mengadakan pemungutan suara atau referendum tentang kesepakatan perdamaian akhir jika gencatan senjata penuh diberlakukan.
"Jika Anda sendiri tidak sampai pada kesimpulan bahwa sudah waktunya untuk mengakhiri perang ini, Ukraina akan terus berjuang untuk mempertahankan eksistensinya," imbuh Zelensky dalam surat terbukanya.
Sementara itu, Kremlin telah merespons surat terbuka Zelensky dengan menyatakan pemimpin Ukraina itu bisa datang ke Moskow kapan saja.
"Zelensky dapat datang kapan saja ke Moskow," tulis media pemerintah Rusia, mengutip juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang mengatakan bahwa Putin belum diperlihatkan surat Zelensky.
Berbicara kepada wartawan asing di Saint Petersburg tepat sebelum permohonan Zelensky dipublikasikan, Putin telah mengulangi pertanyaannya yang sering diajukan tentang legitimasi pemimpin Ukraina tersebut.
Dia mengatakan pertanyaan apakah Zelensky adalah pemimpin Ukraina yang sah perlu "dianalisis", setelah masa jabatan lima tahun pertamanya berakhir pada tahun 2024.
Hukum darurat militer melarang pemilu selama masa perang di Ukraina, dan Zelensky telah menawarkan untuk mengadakan pemungutan suara atau referendum tentang kesepakatan perdamaian akhir jika gencatan senjata penuh diberlakukan.
"Jika Anda sendiri tidak sampai pada kesimpulan bahwa sudah waktunya untuk mengakhiri perang ini, Ukraina akan terus berjuang untuk mempertahankan eksistensinya," imbuh Zelensky dalam surat terbukanya.
Sementara itu, Kremlin telah merespons surat terbuka Zelensky dengan menyatakan pemimpin Ukraina itu bisa datang ke Moskow kapan saja.
"Zelensky dapat datang kapan saja ke Moskow," tulis media pemerintah Rusia, mengutip juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang mengatakan bahwa Putin belum diperlihatkan surat Zelensky.
Lihat Juga :