5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:00 WIB
Menurut laporan tersebut, Abu Dhabi meninggalkan posisi itu tak lama setelah perang dimulai.
Menurut surat kabar tersebut, para pejabat Saudi mendesak AS untuk membujuk Abu Dhabi agar menghentikan keterlibatan militernya dan sebagai gantinya mengejar solusi diplomatik.
Perang tersebut juga mengungkap ketegangan antara para pemimpin Teluk Persia, dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed merasa frustrasi dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman setelah Riyadh menolak untuk berpartisipasi dalam perang terkoordinasi melawan Iran.
Menurut laporan tersebut, lebih dari $120 miliar telah hilang dari kapitalisasi pasar gabungan bursa saham Dubai dan Abu Dhabi hingga akhir April.
3. Aksi UEA Picu Perpecahan GCC
Laporan tersebut selanjutnya menyoroti perpecahan yang semakin besar di dalam Dewan Kerja Sama Teluk Persia (GCC), mencatat bahwa Arab Saudi secara pribadi memperingatkan Washington pada awal April bahwa serangan Emirat berisiko memprovokasi pembalasan Iran terhadap fasilitas energi regional, mengancam pasokan minyak dan pasar global.Menurut surat kabar tersebut, para pejabat Saudi mendesak AS untuk membujuk Abu Dhabi agar menghentikan keterlibatan militernya dan sebagai gantinya mengejar solusi diplomatik.
Perang tersebut juga mengungkap ketegangan antara para pemimpin Teluk Persia, dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed merasa frustrasi dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman setelah Riyadh menolak untuk berpartisipasi dalam perang terkoordinasi melawan Iran.
4. UEA Terkena Dampak Parah Akibat Perang Iran
Konsekuensi ekonomi bagi UEA juga signifikan. Ancaman rudal yang berkelanjutan dan ketidakstabilan regional telah mengganggu perjalanan udara, melemahkan pariwisata, dan mengguncang kepercayaan investor. Bisnis di berbagai sektor telah mengumumkan cuti dan PHK karena ketidakpastian ekonomi semakin dalam.Menurut laporan tersebut, lebih dari $120 miliar telah hilang dari kapitalisasi pasar gabungan bursa saham Dubai dan Abu Dhabi hingga akhir April.
Lihat Juga :