5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:00 WIB
Penerbangan juga sangat terpengaruh, dengan lebih dari 18.400 penerbangan dibatalkan di tengah kekhawatiran keamanan dan gangguan wilayah udara.
Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel memulai perang skala besar dan tanpa provokasi terhadap Iran, dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi.
Angkatan bersenjata Iran merespons dengan melancarkan operasi rudal dan drone hampir setiap hari yang menargetkan lokasi di wilayah pendudukan Israel serta pangkalan dan aset militer AS di seluruh wilayah Teluk Persia selama lebih dari 40 hari, yang mengakibatkan kerusakan signifikan.
Mereka juga memblokir Selat Hormuz yang strategis bagi kapal tanker minyak dan gas yang berafiliasi dengan pihak musuh dan mereka yang bekerja sama dengan pihak musuh.
5. UEA Gagal Membujuk Negara Arab Lainnya Menyerang Iran
Uni Emirat Arab gagal membujuk negara-negara Arab Teluk Persia lainnya untuk ikut serta dalam perang terkoordinasi melawan Iran, kata laporan itu.Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel memulai perang skala besar dan tanpa provokasi terhadap Iran, dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi.
Angkatan bersenjata Iran merespons dengan melancarkan operasi rudal dan drone hampir setiap hari yang menargetkan lokasi di wilayah pendudukan Israel serta pangkalan dan aset militer AS di seluruh wilayah Teluk Persia selama lebih dari 40 hari, yang mengakibatkan kerusakan signifikan.
Mereka juga memblokir Selat Hormuz yang strategis bagi kapal tanker minyak dan gas yang berafiliasi dengan pihak musuh dan mereka yang bekerja sama dengan pihak musuh.
(ahm)
Lihat Juga :