Iran Serang Pangkalan AS sebagai Balasan atas Serangan di Bandar Abbas
Kamis, 28 Mei 2026 - 12:37 WIB
Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan militer AS juga telah mencegat dan menembak jatuh beberapa drone Iran yang menimbulkan ancaman serupa.
Serangan militer AS, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, terjadi selama negosiasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan yang telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan harga energi global melonjak tajam sejak dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS dan Israel.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya pada hari Rabu menolak laporan media pemerintah Iran bahwa Iran dan Oman akan bersama-sama mengelola pengiriman melalui Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian. Trump mengatakan jalur perairan tersebut akan tetap terbuka.
AS terakhir kali melakukan apa yang disebutnya serangan defensif terhadap Iran pada hari Senin, yang oleh Iran disebut sebagai pelanggaran gencatan senjata yang rapuh antara kedua negara. Target AS termasuk kapal yang mencoba memasang ranjau dan lokasi peluncuran rudal yang menurut Komando Pusat militer AS atau CENTCOM menimbulkan ancaman bagi pasukan AS.
Serangan militer AS, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, terjadi selama negosiasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan yang telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan harga energi global melonjak tajam sejak dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS dan Israel.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya pada hari Rabu menolak laporan media pemerintah Iran bahwa Iran dan Oman akan bersama-sama mengelola pengiriman melalui Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian. Trump mengatakan jalur perairan tersebut akan tetap terbuka.
AS terakhir kali melakukan apa yang disebutnya serangan defensif terhadap Iran pada hari Senin, yang oleh Iran disebut sebagai pelanggaran gencatan senjata yang rapuh antara kedua negara. Target AS termasuk kapal yang mencoba memasang ranjau dan lokasi peluncuran rudal yang menurut Komando Pusat militer AS atau CENTCOM menimbulkan ancaman bagi pasukan AS.
(mas)
Lihat Juga :