FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:24 WIB
FAO mengatakan Selat Hormuz telah ditutup secara efektif sejak 28 Februari dan tetap tertutup hingga 18 Mei, mengganggu pasokan energi dan pupuk global yang sangat penting untuk produksi pertanian.

Badan tersebut memperingatkan jendela untuk tindakan pencegahan semakin menyempit dengan cepat.

FAO menambahkan, keputusan yang diambil sekarang oleh petani dan pemerintah akan menentukan apakah gangguan saat ini berubah menjadi krisis harga pangan yang lebih luas dalam beberapa bulan mendatang.

Badan PBB itu mendesak pemerintah memperluas jalur perdagangan alternatif, menghindari pembatasan ekspor, melindungi aliran pangan kemanusiaan, dan menciptakan penyangga untuk menyerap biaya transportasi yang lebih tinggi.

FAO juga menyerukan kepada pemerintah menghindari kebijakan yang dapat memperburuk persaingan pangan-bahan bakar, termasuk meningkatkan permintaan biofuel selama kekurangan, dan mengatakan respons kebijakan energi tidak boleh memperdalam risiko ketahanan pangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!