AS dan Israel Bersiap Bombardir Iran Lagi, Paling Cepat Minggu Depan
Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WIB
“Kami sedang bersiap untuk pertempuran selama beberapa hari hingga beberapa minggu dan menunggu keputusan akhir Trump. Kami akan tahu lebih banyak dalam 24 jam,” ujarnya. Tidak jelas mengapa pejabat tersebut menyebutkan jangka waktu 24 jam.
Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan kepada anggota Parlemen pada Selasa lalu, "AS memiliki rencana untuk meningkatkan eskalasi, jika perlu.”
“Kami memiliki rencana untuk berjalan surut, jika perlu. Kami memiliki rencana untuk memindahkan aset,” kata Hegseth.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News pada hari Jumat bahwa Iran menolak untuk mengakui beberapa kesepakatan yang telah disepakati.
“Setiap kali mereka membuat kesepakatan, keesokan harinya seolah-olah kita tidak pernah melakukan percakapan itu,” kata Trump.
Termasuk dalam kesepakatan itu adalah persyaratan bagi Iran untuk mentransfer uranium yang telah diperkaya ke AS, yang harus mengekstrak material yang terkubur dalam tersebut.
Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan kepada anggota Parlemen pada Selasa lalu, "AS memiliki rencana untuk meningkatkan eskalasi, jika perlu.”
“Kami memiliki rencana untuk berjalan surut, jika perlu. Kami memiliki rencana untuk memindahkan aset,” kata Hegseth.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News pada hari Jumat bahwa Iran menolak untuk mengakui beberapa kesepakatan yang telah disepakati.
“Setiap kali mereka membuat kesepakatan, keesokan harinya seolah-olah kita tidak pernah melakukan percakapan itu,” kata Trump.
Termasuk dalam kesepakatan itu adalah persyaratan bagi Iran untuk mentransfer uranium yang telah diperkaya ke AS, yang harus mengekstrak material yang terkubur dalam tersebut.
Lihat Juga :