KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Selasa, 12 Mei 2026 - 16:48 WIB
Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) di Perak mengatakan pihaknya mendapat informasi pada Senin pagi (11 Mei) dari seorang nelayan setempat yang menemukan para korban selamat terapung di laut.
"Investigasi awal ... menemukan bahwa jumlah total migran di kapal tersebut adalah 37 orang. Sejauh ini, 23 korban telah diselamatkan sementara upaya terus dilakukan untuk menemukan individu yang tersisa," kata Mohamad Shukri Khotob, direktur MMEA Perak, dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin malam, dilansir CNA.
"Investigasi awal juga menemukan mereka (para migran) berangkat dari Kisaran, Indonesia, pada 9 Mei dan ... menuju beberapa tujuan di Malaysia, termasuk Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur," tambah Mohamad Shukri.
Dia mengatakan badan tersebut telah mengerahkan kapal, helikopter, dan pesawat pengintai untuk mencari orang hilang. Mereka yang diselamatkan telah diserahkan kepada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, investigasi awal menemukan bahwa perahu yang ditumpangi para korban diduga mengalami kebocoran sebelum tenggelam di perairan Pulau Pangkor.
"Investigasi awal ... menemukan bahwa jumlah total migran di kapal tersebut adalah 37 orang. Sejauh ini, 23 korban telah diselamatkan sementara upaya terus dilakukan untuk menemukan individu yang tersisa," kata Mohamad Shukri Khotob, direktur MMEA Perak, dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin malam, dilansir CNA.
"Investigasi awal juga menemukan mereka (para migran) berangkat dari Kisaran, Indonesia, pada 9 Mei dan ... menuju beberapa tujuan di Malaysia, termasuk Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur," tambah Mohamad Shukri.
Dia mengatakan badan tersebut telah mengerahkan kapal, helikopter, dan pesawat pengintai untuk mencari orang hilang. Mereka yang diselamatkan telah diserahkan kepada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, investigasi awal menemukan bahwa perahu yang ditumpangi para korban diduga mengalami kebocoran sebelum tenggelam di perairan Pulau Pangkor.
Lihat Juga :