Para Pakar Militer Klaim AS dan Iran Sejujurnya Tak Ingin Kembali Berperang, Ini 5 Alasannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:15 WIB
Para pakar militer klaim AS dan Iran sejujurnya tak ingin kembali berperang. Foto/X
TEHERAN - Perundingan perdamaian AS dan Iran untuk mengakhiri perang berjalan sangat lambat. Tapi, para pakar sudah menyakini sebenarnya kedua negara tak ingin melanjutkan perang. Hanya saja, mereka ingin tetap tampil sebagai pemenang dengan cara saling menekan.

Para Pakar Militer Klaim AS dan Iran Sejujurnya Tak Ingin Kembali Berperang, Ini 5 Alasannya

1. Ingin Membuat Kelelahan dan Membentuk Konsensi

Abdulla Banndar Al-Etaibi, seorang asisten profesor urusan internasional di Universitas Qatar, mengatakan Teheran dan Washington tampaknya tidak bersedia menawarkan konsesi besar untuk mencapai kesepakatan, tetapi kedua pihak tidak menginginkan dimulainya kembali perang skala penuh.



“Saya pikir kita akan mengalami eskalasi yang terkendali dalam hal mungkin beberapa serangan di sana-sini, untuk memaksa pihak lain untuk duduk di meja perundingan. Karena pada akhirnya, jika Anda menginginkan kesepakatan, Anda perlu membuat salah satu pihak kelelahan – dan siap untuk membuat konsesi,” kata Abdulla Banndar Al-Etaibi kepada Al Jazeera.

“Ada kesenjangan besar antara kedua pihak dan inilah peran mediator untuk menyatukan mereka semua.”

2. Ada Jalan Buntu

Komentar terbaru Trump yang menolak tanggapan Iran terhadap proposal AS sebagai buang-buang waktu tidak membantu upaya diplomatik, kata analis politik Giorgio Cafiero.

“Saya rasa tidak bermanfaat bagi presiden AS untuk menggunakan bahasa seperti itu, dengan asumsi bahwa ada keinginan dari pemerintahan Trump untuk memajukan negosiasi,” kata kepala eksekutif perusahaan konsultan Gulf State Analytics kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!