Siapa Erfan Shakourzadeh? Agen CIA dan Mossad yang Digantung di Iran
Selasa, 12 Mei 2026 - 01:10 WIB
Otoritas juga telah mengeksekusi 13 orang yang didakwa atas protes Januari, satu orang lagi atas demonstrasi 2022, dan 10 orang yang dituduh memiliki hubungan dengan kelompok oposisi yang dilarang, menurut IHR.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah berulang kali menuduh Iran menggunakan hukuman mati sebagai alat untuk menyebarkan ketakutan di masyarakat selama masa ketegangan internasional dan domestik.
Setelah lulus dengan gelar teknik elektro dari Universitas Tabriz, "dia adalah mahasiswa master berprestasi di bidang teknik kedirgantaraan di Universitas Sains dan Teknologi Iran," kata Hengaw.
Dia "dikenai penyiksaan fisik dan psikologis berat selama sembilan bulan di sel isolasi untuk mendapatkan pengakuan paksa" setelah penangkapannya, katanya.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah berulang kali menuduh Iran menggunakan hukuman mati sebagai alat untuk menyebarkan ketakutan di masyarakat selama masa ketegangan internasional dan domestik.
2. Ditangkap pada Februari 2025
Hengaw mengatakan bahwa Shakourzadeh, yang ditangkap pada Februari 2025, dieksekusi pada subuh di penjara Ghezel Hesar di luar Teheran setelah tiba-tiba dipindahkan dari penjara Evin di ibu kota awal bulan ini.Setelah lulus dengan gelar teknik elektro dari Universitas Tabriz, "dia adalah mahasiswa master berprestasi di bidang teknik kedirgantaraan di Universitas Sains dan Teknologi Iran," kata Hengaw.
Dia "dikenai penyiksaan fisik dan psikologis berat selama sembilan bulan di sel isolasi untuk mendapatkan pengakuan paksa" setelah penangkapannya, katanya.
3. Dituduh Memberikan Informasi Sensitif ke CIA dan Mossad
Melansir Al Arabiya, Mizan mengatakan dia telah bekerja di bidang teknologi satelit dan memberikan detail kepada badan intelijen asing "tentang tempat kerjanya, tingkat akses, tugas, dan informasi sensitif lainnya."Lihat Juga :