Putin Sebut Tak Ada Bukti Iran Ingin Membuat Bom Nuklir, lalu Apa Tujuan Perang AS?

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:46 WIB
Dia menambahkan bahwa tawaran Rusia tetap ada untuk memastikan bahan nuklir Iran ditangani dengan aman dan damai. "Tawaran kami masih tersedia," kata Putin.

"Pertama, kami bisa melihat berapa banyak uranium yang ada. Kedua, semuanya akan berada di bawah kendali IAEA. Dan ketiga, pekerjaan akan diorganisir di bawah pengawasan IAEA. Kami hanya ingin memberikan kontribusi yang mungkin. Jika ini tidak cocok untuk siapa pun, maka biarlah," imbuh dia.

Program nuklir Iran selalu menjadi isu sentral dalam ketegangan diplomatik yang sedang berlangsung antara Washington dan Teheran sebagai bagian dari negosiasi untuk mencapai solusi lengkap atas permusuhan di Timur Tengah. AS telah menuntut batasan tegas pada pengayaan nuklir Teheran, sementara Republik Islam bersikeras bahwa mereka memiliki hak untuk mengejar energi nuklir untuk tujuan damai.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!