Susul Prancis, Inggris Kirim Kapal Perang untuk Bebaskan Selat Hormuz
Minggu, 10 Mei 2026 - 05:43 WIB
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan penempatan HMS Dragon akan memperkuat kepercayaan pelayaran komersial dan mendukung upaya pembersihan ranjau setelah permusuhan Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berakhir.
Pada pertemuan dua hari di London pada bulan April yang melibatkan lebih dari 44 negara, para perencana militer membahas hal-hal praktis dari misi multinasional yang dipimpin oleh Inggris dan Prancis untuk melindungi navigasi di jalur air utama tersebut.
Sekitar 40 negara diperkirakan telah setuju untuk berpartisipasi dalam rencana misi untuk membebaskan navigasi di Selat Hormuz.
Sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, sekitar seperlima minyak dunia dikirim melalui selat tersebut.
Namun, jumlah itu telah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Iran sebagian besar menutup selat tersebut, menyebabkan kekacauan di pasar energi global dan kenaikan harga minyak. AS kemudian memberlakukan blokade Angkatan Laut-nya sendiri terhadap pelabuhan Iran sebagai respons.
Pada pertemuan dua hari di London pada bulan April yang melibatkan lebih dari 44 negara, para perencana militer membahas hal-hal praktis dari misi multinasional yang dipimpin oleh Inggris dan Prancis untuk melindungi navigasi di jalur air utama tersebut.
Sekitar 40 negara diperkirakan telah setuju untuk berpartisipasi dalam rencana misi untuk membebaskan navigasi di Selat Hormuz.
Sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, sekitar seperlima minyak dunia dikirim melalui selat tersebut.
Namun, jumlah itu telah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Iran sebagian besar menutup selat tersebut, menyebabkan kekacauan di pasar energi global dan kenaikan harga minyak. AS kemudian memberlakukan blokade Angkatan Laut-nya sendiri terhadap pelabuhan Iran sebagai respons.
Lihat Juga :