Trump Sebut Rusia Curi Informasi dari Pemerintahan Obama untuk Buat Rudal Hipersonik
Minggu, 20 September 2020 - 17:04 WIB
Presiden AS, Donald Trump mengatakan, Rusia menciptakan rudal hipersoniknya setelah mencuri informasi tentang teknologi tersebut dari pemerintahan Obama. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump mengatakan, Rusia menciptakan rudal hipersoniknya setelah "mencuri" informasi tentang teknologi tersebut dari pemerintahan Barack Obama. Tapi, Trump menyebut AS memiliki rudal yang lebih canggih dibanding dengan rudal Rusia.
"Mereka (Rusia) memiliki rudal, rudal super-duper-hipersonik, ini dapat terbang lima kali lebih cepat dari rudal biasa. Kami memiliki satu yang terbang lebih cepat, lebih cepat dari itu," ucap Trump. ( Baca juga: Kapal Rusia Berkeliaran, AS Gelar Uji Coba Pertempuran Kapal Selam )
"Rusia mendapat informasi itu dari pemerintahan Obama, Rusia mencuri informasi itu. Anda tahu itu, Anda tahu itu. Rusia mendapat informasi itu dan kemudian mereka membangunnya," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Minggu (20/9/2020).
Presiden Rusia, Vladimir Putin sebelumnya mengatakan bahwa sekarang Moskow memiliki senjata hipersonik dan mengatakan tidak ada gunanya negara lain mengeluarkan begitu banyak uang untuk menghalangi Rusia. Dia mencatat bahwa untuk pertama kalinya sejarah Rusia telah melampaui negara lain dalam hal pengembangan senjata canggih.
"Mereka (Rusia) memiliki rudal, rudal super-duper-hipersonik, ini dapat terbang lima kali lebih cepat dari rudal biasa. Kami memiliki satu yang terbang lebih cepat, lebih cepat dari itu," ucap Trump. ( Baca juga: Kapal Rusia Berkeliaran, AS Gelar Uji Coba Pertempuran Kapal Selam )
"Rusia mendapat informasi itu dari pemerintahan Obama, Rusia mencuri informasi itu. Anda tahu itu, Anda tahu itu. Rusia mendapat informasi itu dan kemudian mereka membangunnya," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Minggu (20/9/2020).
Presiden Rusia, Vladimir Putin sebelumnya mengatakan bahwa sekarang Moskow memiliki senjata hipersonik dan mengatakan tidak ada gunanya negara lain mengeluarkan begitu banyak uang untuk menghalangi Rusia. Dia mencatat bahwa untuk pertama kalinya sejarah Rusia telah melampaui negara lain dalam hal pengembangan senjata canggih.
Lihat Juga :