4 Fakta Senjata Pemusnah Massal Israel, Salah Satunya Zionis Memiliki 80 Bom Nuklir

Rabu, 06 Mei 2026 - 14:25 WIB
Israel memiliki sedikitnya 80 bom nuklir. Foto/X/@GeneralMCNews
TEL AVIV - Sekelompok 30 Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS telah menuntut agar pemerintahan Presiden Donald Trump mengungkapkan informasi tentang persenjataan nuklir Israel dan kebijakan terkait. Kurangnya transparansi mengancam seluruh Timur Tengah, demikian argumen para anggota parlemen.

Israel belum mengkonfirmasi atau membantah memiliki senjata nuklir, dan juga belum secara terbuka mempresentasikan doktrin apa pun yang menguraikan potensi penggunaan senjata tersebut atau kemungkinan "garis merah"-nya. AS, yang telah mengetahui program nuklir Israel setidaknya sejak awal tahun 1960-an, tetap bungkam mengenai masalah ini.



"Washington berjuang berdampingan dengan negara yang program senjata nuklirnya secara resmi ditolak oleh pemerintah Amerika Serikat,” kata anggota Kongres yang dipimpin oleh Perwakilan Joaquin Castro (D-TX) dalam surat kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dilansir RT.

“Risiko salah perhitungan, eskalasi, dan penggunaan nuklir dalam lingkungan ini bukanlah hal yang teoritis,” demikian pernyataan dalam surat tersebut.

Kelompok tersebut menuntut agar AS menerapkan standar transparansi yang sama kepada Israel seperti negara-negara lain, menambahkan bahwa “kebijakan nonproliferasi yang koheren untuk Timur Tengah,” termasuk program nuklir Iran dan ambisi nuklir Saudi, akan mustahil jika tidak demikian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!