Dunia Ramai-ramai Kecam Iran setelah Serangan di UEA
Selasa, 05 Mei 2026 - 13:16 WIB
8. Prancis
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk serangan Iran terhadap UEA, menggambarkannya sebagai “tidak beralasan dan tidak dapat diterima” dan berjanji untuk terus mendukung sekutu Prancis di kawasan tersebut.“Seperti yang telah dilakukan sejak awal konflik, Prancis akan terus mendukung sekutunya di Uni Emirat Arab dan di kawasan tersebut untuk pertahanan wilayah mereka,” kata Macron dalam sebuah unggahan di X.
9. Inggris Raya
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengutuk serangan tersebut dan menyerukan Iran untuk terlibat dalam perundingan guna mencegah eskalasi lebih lanjut.“Kami berdiri dalam solidaritas dengan UEA dan akan terus mendukung pertahanan mitra kami di Teluk. Eskalasi ini harus dihentikan," katanya.
“Iran perlu terlibat secara bermakna dalam negosiasi untuk memastikan gencatan senjata di Timur Tengah tetap berlangsung, dan solusi diplomatik jangka panjang tercapai,” ujar Starmer.
10. Dewan Kerja Sama Teluk (GCC)
Blok regional ini mengecam serangan terhadap kapal tanker minyak Uni Emirat Arab “dengan sekeras-kerasnya”, di mana Sekretaris Jenderal GCC Jassim Mohammed Al Badawi menyatakan dukungan penuhnya untuk setiap langkah yang diambil UEA untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitasnya.“Berlanjutnya serangan brutal Iran ini dengan menargetkan kapal-kapal yang melewati selat merupakan pembajakan dan pemerasan serius terhadap keamanan jalur laut dan selat,” imbuh dia.
11. Uni Eropa
Komisaris Uni Eropa Ursula von der Leyen mengecam serangan tersebut dan menyampaikan solidaritas penuhnya kepada Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dan rakyatnya.“Serangan-serangan ini tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan hukum internasional.” Keamanan di kawasan ini memiliki konsekuensi langsung bagi Eropa,” tulisnya di X.
“Oleh karena itu, kami akan terus bekerja sama erat dengan mitra kami dalam de-eskalasi dan resolusi diplomatik, untuk mengakhiri tindakan brutal rezim Iran, baik terhadap negara-negara tetangganya maupun rakyatnya sendiri," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :