Dunia Ramai-ramai Kecam Iran setelah Serangan di UEA

Selasa, 05 Mei 2026 - 13:16 WIB
loading...
Dunia Ramai-ramai Kecam...
Komunitas dunia internasional kecam Iran setelah serangan rudal dan drone di Uni Emirat Arab. Foto/Free Press Journal
A A A
ABU DHABI - Komunitas dunia internasional mengecam Iran setelah 15 rudal dan empat drone ditembakkan dari negaraitu ke Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Senin. UEA menegaskan bahwa mereka berhak untuk merespons serangan tersebut.

Serangan ini menandai pertama kalinya UEA menjadi sasaran sejak Iran dan Amerika Serikat (AS) menyepakati gencatan senjata pada 8 April.

Baca Juga: AS dan Iran yang Perang, Mengapa UEA yang Diserang Teheran?

Menurut pihak berwenang di UEA, satu serangan drone memicu kebakaran besar di Zona Industri Perminyakan Fujairah dan melukai tiga warga negara India. Para pejabat setempat juga mengatakan Iran menyerang sebuah kapal tanker minyak mentah kosong milik perusahaan minyak negara UEA saat mencoba melewati Selat Hormuz.

Iran membantah tuduhan UEA. Namun, dunia internasional tetap menyalahkan Iran

Respons Kecaman Dunia atas Serangan di UEA

1. Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan pihaknya mengutuk dan mengecam “dengan sekeras-kerasnya” penargetan Iran terhadap fasilitas sipil dan ekonomi di UEA, serta sebuah kapal milik perusahaan Emirat.

“Kerajaan menegaskan solidaritasnya dengan Uni Emirat Arab yang bersaudara dalam langkah-langkah yang diambil untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayahnya, dan menyerukan kepada Republik Islam Iran untuk menghentikan serangan-serangan ini,” kata kementerian tersebut.

2. Qatar

Qatar mengatakan pihaknya mengutuk keras serangan Iran yang diperbarui dan menganggap serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan UEA dan ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.

Qatar juga menegaskan solidaritas penuhnya dengan UEA dan mengatakan pihaknya mendukung semua langkah yang diambil oleh UEA untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayahnya.

3. Kuwait

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk “agresi tercela” Iran yang menargetkan kapal tanker minyak UEA dan mengerahkan drone yang merupakan ancaman langsung terhadap navigasi maritim di Selat Hormuz.

"Tindakan Iran merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip kebebasan navigasi di perairan internasional, mengancam keamanan regional dan keselamatan jalur pasokan global," demikian pernyataan kementerian tersebut di X.

Kementerian itu juga menyerukan penghentian segera semua agresi, dan mengatakan akan mendukung UEA dan semua langkah yang diambil untuk melindungi keamanan dan kepentingannya.

4. Bahrain

Kementerian Luar Negeri Bahrain mengecam “serangan teroris Iran” dan mengatakan menganggap serangan tersebut sebagai “eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan”.

Kementerian itu juga menyatakan dukungan untuk UEA dalam setiap tindakan balasan yang diambil. "Dan menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengambil posisi dan tindakan tegas dan pencegahan terhadap serangan Iran yang berulang dan tidak beralasan ini," katanya.

5. Yordania

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullah bin Zayed Al Nahyan, dan mengutuk serangan Iran yang diperbarui terhadap UEA.

Safadi menegaskan kembali “solidaritas mutlak” Yordania dengan UEA dalam menghadapi serangan-serangan ini. Dia menggambarkan serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya dan ancaman terhadap keamanan, stabilitas, integritas teritorial UEA, dan keselamatan warga negara serta penduduknya, serta pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan piagam PBB.

6. Jerman

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengutuk keras serangan Iran dan menyatakan solidaritasnya dengan rakyat UEA.

“Teheran harus kembali ke meja perundingan dan berhenti menyandera kawasan dan dunia: Blokade Selat Hormuz harus diakhiri. Teheran tidak boleh memperoleh senjata nuklir. Tidak boleh ada ancaman atau serangan lebih lanjut terhadap mitra kami,” tulisnya dalam sebuah pernyataan di X.

7. Kanada

Kantor Perdana Menteri Mark Carney mengatakan dalam sebuah unggahan di X: “Kanada mengutuk keras serangan rudal dan drone Iran yang tidak beralasan terhadap Uni Emirat Arab dan berdiri dalam solidaritas dengan rakyatnya."

Carney menyatakan bahwa Kanada memuji upaya untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil dan mengulangi seruannya untuk de-eskalasi dan diplomasi di kawasan tersebut.

8. Prancis

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk serangan Iran terhadap UEA, menggambarkannya sebagai “tidak beralasan dan tidak dapat diterima” dan berjanji untuk terus mendukung sekutu Prancis di kawasan tersebut.

“Seperti yang telah dilakukan sejak awal konflik, Prancis akan terus mendukung sekutunya di Uni Emirat Arab dan di kawasan tersebut untuk pertahanan wilayah mereka,” kata Macron dalam sebuah unggahan di X.

9. Inggris Raya

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengutuk serangan tersebut dan menyerukan Iran untuk terlibat dalam perundingan guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Kami berdiri dalam solidaritas dengan UEA dan akan terus mendukung pertahanan mitra kami di Teluk. Eskalasi ini harus dihentikan," katanya.

“Iran perlu terlibat secara bermakna dalam negosiasi untuk memastikan gencatan senjata di Timur Tengah tetap berlangsung, dan solusi diplomatik jangka panjang tercapai,” ujar Starmer.

10. Dewan Kerja Sama Teluk (GCC)

Blok regional ini mengecam serangan terhadap kapal tanker minyak Uni Emirat Arab “dengan sekeras-kerasnya”, di mana Sekretaris Jenderal GCC Jassim Mohammed Al Badawi menyatakan dukungan penuhnya untuk setiap langkah yang diambil UEA untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitasnya.

“Berlanjutnya serangan brutal Iran ini dengan menargetkan kapal-kapal yang melewati selat merupakan pembajakan dan pemerasan serius terhadap keamanan jalur laut dan selat,” imbuh dia.

11. Uni Eropa

Komisaris Uni Eropa Ursula von der Leyen mengecam serangan tersebut dan menyampaikan solidaritas penuhnya kepada Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dan rakyatnya.

“Serangan-serangan ini tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan hukum internasional.” Keamanan di kawasan ini memiliki konsekuensi langsung bagi Eropa,” tulisnya di X.

“Oleh karena itu, kami akan terus bekerja sama erat dengan mitra kami dalam de-eskalasi dan resolusi diplomatik, untuk mengakhiri tindakan brutal rezim Iran, baik terhadap negara-negara tetangganya maupun rakyatnya sendiri," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved