2 Rudal Iran Dikabarkan Hantam Kapal Perang AS

Senin, 04 Mei 2026 - 17:44 WIB
Ia melanjutkan dengan mengatakan: “Sudah saatnya negara-negara Eropa dengan berani melihat konsekuensi dari mengikuti kebijakan AS secara membabi buta dan memutuskan untuk mengadopsi pendekatan yang lebih independen terhadap perkembangan, termasuk di Asia Barat dan isu-isu yang berkaitan dengan Iran.”

Menanganggapi pernyataan Menteri Luar Negeri Prancis bahwa Prancis tidak akan berpartisipasi dalam rencana AS untuk Selat Hormuz dan telah menyelesaikan rencana yang diusulkan sendiri dengan Inggris mengenai selat tersebut, Baqaei mengatakan: “Kami berharap negara-negara ini tidak akan semakin memperumit situasi yang ada.”

Baqaei mencatat: “Jika negara-negara ingin membantu, bantuan terbaik adalah mencegah eskalasi tindakan ilegal AS di kawasan dan sekitarnya.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri melanjutkan: “Masalah saat ini bagi pelayaran internasional dan perdagangan bebas tidak selalu berada di Teluk Persia dan Selat Hormuz.AS, dengan berulang kali melakukan tindakan pembajakan terhadap kapal-kapal Iran dan negara-negara lain, telah membuat perairan internasional tidak aman.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!