Israel Ketakutan dengan 400 Kg Uranium Iran, Bisa untuk Membuat 11 Bom Nuklir
Minggu, 03 Mei 2026 - 11:30 WIB
Selama kunjungan baru-baru ini ke Lebanon selatan, Kepala Staf Militer Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir mengatakan, “Setiap [tujuan] yang ditetapkan oleh eselon politik untuk kita terkait kampanye saat ini di Iran dan Lebanon telah tercapai dan bahkan melampaui itu.”
“Dengan demikian, kita telah menciptakan kondisi operasional untuk proses yang sekarang dipimpin oleh eselon politik,” katanya.
Para pejabat Zionis mengatakan militer Israel optimistis bahwa solusi akan ditemukan untuk melawan ancaman baru dari drone berpemandu kabel serat optik (FPV) milik Hizbullah, yang telah berulang kali digunakan dalam serangan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan dan Israel utara dalam beberapa pekan terakhir.
Pejabat militer tersebut mengatakan IDF telah menanggapi ancaman tersebut dengan serius dan berupaya mengembangkan dan menguji sistem untuk melawan drone FPV, yang kebal terhadap gangguan elektronik. Namun, dia mengatakan bahwa kemungkinan besar sistem semacam itu tidak akan siap dalam jangka pendek, dan juga tidak akan memberikan solusi yang sempurna untuk ancaman tersebut.
“Tidak ada solusi ajaib. Tetapi kami optimistis bahwa kami akan menemukan solusi untuk drone,” katanya.
Namun, pejabat itu mengatakan cara paling efektif untuk melawan ancaman tersebut adalah dengan menargetkan operator drone di Lebanon dan rantai pasokan drone Hizbullah.
“Dengan demikian, kita telah menciptakan kondisi operasional untuk proses yang sekarang dipimpin oleh eselon politik,” katanya.
Tangan IDF "Terikat" di Lebanon
Para pejabat Zionis mengatakan militer Israel optimistis bahwa solusi akan ditemukan untuk melawan ancaman baru dari drone berpemandu kabel serat optik (FPV) milik Hizbullah, yang telah berulang kali digunakan dalam serangan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan dan Israel utara dalam beberapa pekan terakhir.
Pejabat militer tersebut mengatakan IDF telah menanggapi ancaman tersebut dengan serius dan berupaya mengembangkan dan menguji sistem untuk melawan drone FPV, yang kebal terhadap gangguan elektronik. Namun, dia mengatakan bahwa kemungkinan besar sistem semacam itu tidak akan siap dalam jangka pendek, dan juga tidak akan memberikan solusi yang sempurna untuk ancaman tersebut.
“Tidak ada solusi ajaib. Tetapi kami optimistis bahwa kami akan menemukan solusi untuk drone,” katanya.
Namun, pejabat itu mengatakan cara paling efektif untuk melawan ancaman tersebut adalah dengan menargetkan operator drone di Lebanon dan rantai pasokan drone Hizbullah.
Lihat Juga :