Ekonom AS Jeffrey Sachs: Perang Iran Adalah Proyek yang Telah Lama Direncanakan

Senin, 27 April 2026 - 13:06 WIB
Dalam membahas akar permusuhan terhadap Iran, Sachs menunjuk pada faktor-faktor historis, khususnya keterlibatan AS pada masa lalu Iran, termasuk kudeta Iran tahun 1953, yang dia gambarkan sebagai momen kunci yang membentuk ketidakpercayaan jangka panjang dan ketegangan geopolitik.

Dia juga menantang narasi yang berlaku—tentang program nuklir Iran, dengan berpendapat bahwa klaim tentang Teheran yang akan segera mengembangkan senjata nuklir telah dibesar-besarkan atau dimanfaatkan secara politis untuk membenarkan tekanan dan konfrontasi.

Ekonom Amerika tersebut menghubungkan konflik regional dengan apa yang dia gambarkan sebagai visi strategis yang lebih luas, yang sering disebut sebagai konsep "Israel Raya", menunjukkan bahwa berbagai perang di Timur Tengah harus dilihat sebagai peristiwa yang saling terkait daripada peristiwa yang terisolasi.

Sachs lebih lanjut berpendapat bahwa kebijakan luar negeri AS sangat dipengaruhi oleh jaringan lobi, termasuk kepentingan energi dan kelompok pro-Israel, dan percaya bahwa kekuatan-kekuatan itu telah memainkan peran penting dalam membentuk pendekatan Washington terhadap kawasan tersebut.

Meskipun mengakui tantangan internal seperti kekeringan dan tekanan lingkungan di Iran, Sachs mengatakan tekanan eksternal gagal melemahkan negara tersebut, malah memperkuat posisi dan aliansi regionalnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!