Trump Ancam Iran: Terima Kesepakatan atau Dihancurkan, Tak Ada Lagi Tuan Baik Hati!

Senin, 20 April 2026 - 08:03 WIB
Karena upaya mediasi terus berlanjut setelah perundingan pertama di Pakistan gagal mencapai kesepakatan, Iran mengatakan tidak akan mengizinkan jalur perdagangan maritim penting itu dibuka kembali sampai AS mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Ghalibaf mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu malam bahwa telah ada "kemajuan" dengan Washington. "Tetapi ada banyak kesenjangan dan beberapa poin mendasar masih tersisa," katanya. "Kita masih jauh dari diskusi akhir," katanya lagi.

Pada hari Jumat, Teheran telah mendeklarasikan Selat Hormuz, yang dilalui seperlima minyak dan gas alam cair dunia dibuka setelah gencatan senjata sementara disepakati untuk menghentikan perang Israel dengan sekutu Iran, Hizbullah, di Lebanon.

Hal itu memicu kegembiraan di pasar global dan menyebabkan harga minyak anjlok, tetapi Teheran membalikkan keadaan setelah Trump bersikeras bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan berlanjut hingga kesepakatan akhir tercapai.

"Jika Amerika tidak mencabut blokade, lalu lintas di Selat Hormuz pasti akan terbatas," kata Ghalibaf.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!