Iran Klaim Raih Kemenangan di Medan Perang, Ini 3 Alasannya

Minggu, 19 April 2026 - 18:25 WIB
Hal itu memicu kegembiraan di pasar global dan menyebabkan harga minyak anjlok, tetapi Teheran membalikkan arah setelah Trump bersikeras bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan berlanjut hingga kesepakatan akhir tercapai.

"Jika Amerika tidak mencabut blokade, lalu lintas di Selat Hormuz pasti akan terbatas," kata Ghalibaf.

3. Memiliki Militer yang Solid

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yang belum terlihat sejak mengambil alih kekuasaan setelah ayahnya tewas dalam serangan pembuka perang, dalam pesan tertulis, angkatan laut Iran "siap" untuk mengalahkan Amerika Serikat.

Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap upaya untuk melewati selat tanpa izin "akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi sasaran".

Beberapa kapal tanker minyak dan gas melintasi selat pada Sabtu pagi selama pembukaan kembali singkat, data pelacakan menunjukkan, tetapi yang lain mundur dan hampir tidak ada kapal yang melintasi jalur air tersebut pada sore hari.

Sebuah badan keamanan maritim Inggris mengatakan Garda Revolusi menembaki satu kapal tanker, sementara perusahaan intelijen keamanan Vanguard Tech melaporkan bahwa pasukan tersebut mengancam akan "menghancurkan" sebuah kapal pesiar kosong yang melarikan diri dari Teluk.

Dalam insiden ketiga, badan Inggris tersebut mengatakan telah menerima laporan tentang sebuah kapal yang "terkena proyektil tak dikenal, yang menyebabkan kerusakan" pada kontainer pengiriman tetapi tidak menimbulkan kebakaran.

Kementerian Luar Negeri India mengatakan telah memanggil duta besar Iran untuk menyampaikan protes atas "insiden penembakan" yang melibatkan dua kapal berbendera India di selat tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!